Fadhillah, adik kandung korban, menuturkan bahwa ia terakhir kali melihat Sawaluddin pada dini hari sebelum ditemukan meninggal. “Pagi itu abang duduk di luar rumah, masih bercanda. Setelah saya masuk, nggak tahu kapan dia keluar lagi. Terakhir kami lihat sekitar jam dua pagi,” ucap Fadhillah.
Agus, adik korban lainnya, juga mengonfirmasi keberadaan orang ketiga. “Waktu itu kami bertiga—abang, saya, dan Wisnu. Kami nongkrong bareng pagi itu. Setelah itu abang keluar, tapi kami nggak tahu ke mana,” ujarnya.
Nama Wisnu, yang disebut sebagai teman nongkrong terakhir korban, kini menjadi salah satu fokus penyelidikan pihak kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengumumkan penyebab pasti kematian Sawaluddin. Keluarga berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan.












