Bank Indonesia (BI), lanjutnya, diharapkan dapat memberi pembinaan atau pendampingan kepada empat desa wisata di Bahorok dan tiga desa wisata di Tangkahan untuk bersiap diri. “Selama ini kita tahu BI sudah banyak memberikan pendampingan kepada UMKM-UMKM hingga berhasil dan dapat menembus pasar luar. Kami berharap BI juga bisa memberikan pendampingan di desa-desa wisata ini serta memberi masukan terkait langkah apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan perekonomian di Bukit Lawang dan Tangkahan,” ujar Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah.
Sementara itu kepada perwakilan dari PT Telkom, Ijeck meminta dukungan PT Telkom untuk gelaran sport tourism yakni event mountain bike, Bukit Lawang Gravity Enduro dan Bukit Lawang Jungle Trail Run yang bersamaan diadakan pada 11-13 Maret 2022, karena diperkirakan pada gelaran tersebut akan terjadi kenaikan trafik layanan telepon, SMS dan layanan internet.
Ia juga berharap secara berkelanjutan PT Telkom dapat mendukung jaringan telepon dan internet di Bukit Lawang dan khususnya di Tangkahan melalui pembangunan base transceiver station (BTS) di wilayah tersebut. “Jaringan telekomunikasi juga sangat diperlukan. Pandemi ini semua orang serba melakukan kegiatannya secara daring, berlibur sambil membagikan konten bahkan ada yang sambil bekerja secara daring. Kami berharap Telkom bisa meningkatkan daya untuk jangkauan signal telepon dan internet di sana khususnya di Tangkahan yang memang sangat sulit sekali jaringannya,” ujar Ijeck.












