-
Menangkap para koruptor di sektor energi yang dianggap mengancam ketahanan nasional.
-
Mengeluarkan dekrit presiden tentang perampasan aset koruptor untuk mencegah keruntuhan negara.
-
Mengganti pejabat negara yang tidak memiliki integritas dengan anak bangsa yang berkapasitas dan loyal kepada negara.
“Permintaan kami ini bukan untuk kepentingan kelompok, melainkan sebagai bentuk kecintaan kepada bangsa dan negara,” tegasnya.
Ia menambahkan, stabilitas politik nasional hanya bisa tercapai jika sejarah perjuangan pemuda diberi ruang. Menurut Zainuddin, semangat pemuda sejak 1908, 1928, 1945, 1965 hingga 1998 telah melahirkan generasi pemimpin yang mencintai bangsa dan negara.












