Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...
Lingkungan

Ketum JMSI Pusat Otoriter, JMSI Milik Pribadi Teguh Santosa

×

Ketum JMSI Pusat Otoriter, JMSI Milik Pribadi Teguh Santosa

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara (Sumut) di Hotel Grand Inna, Kota Medan, Senin, (19/6/2023). (Foto: ist).
Keterangan foto: Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara (Sumut) di Hotel Grand Inna, Kota Medan, Senin, (19/6/2023). (Foto: ist).

Medan, kedannews.com – Pasca Musyawarah Daerah (Musda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara (Sumut) di Hotel Grand Inna, Kota Medan, Senin, 19 Juni 2023 lalu yang berjalan aman dan kondusif, namun kondisi saat ini berjalan terkesan adanya unsur dugaan pemaksaan dan perampasan demokrasi Pengda JMSI Sumut juga melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.

Pasalnya, Aulia Andri terkesan “merampok” suara hasil Musda JMSI Sumut yang didukung oleh 3 (tiga) Pengcab diantarannya, Pengcab Siantar Simalungun, Pengcab Batubara dan Pengcab Kota Medan yang diduga dilegalkan Ketua Umum (Ketum) JMSI Pusat, Teguh Santosa.

MEMPROSES ADSENSE...

Demikian dikatakan Ketua Pengcab JMSI Kota Medan, Lilik Riady Dalimunthe kepada wartawan di Medan, Sabtu (8/7/2023).

Menurut Riady, Ketum JMSI Pusat, Teguh Santosa terkesan paksakan kehendaknya memilih Aulia Andre sebagai Plt Ketua Pengda JMSI Sumut. Jelas ini melanggar konstitusi organisasi JMSI.

Bahkan Teguh Santosa pada penyelenggaraan Musda Pengda JMSI Sumut yang mengagendakan memilih Ketua Pengda JMSI Sumut periode 2023-2027. Namun, hasil Musda yang dibawa oleh pimpinan sidang dari DPP JMSI, M. Rasyid ke DPP JMSI Pusat tidak diakomodir oleh Ketum JMSI Pusat Teguh Santosa. Tentunya ini merupakan preseden buruk bagi organisasi JMSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *