MEDAN, kedannews.com β Anggota DPRD Kota Medan Erwin Siahaan mendesak Pemko Medan serius mempersiapkan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) baru sebagai pengganti TPA Terjun di Medan Marelan yang kian memprihatinkan.
βDari dahulu bilangnya TPA kita sudah mau penuh, tetapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda bahwa Kota Medan bakal mempunyai lokasi TPA baru,β terang Erwin di Medan, Senin (25/4/2022) seperti yang dilansir Antara.
Tumpukan sampah di TPA Terjun, lanjut dia, hingga kini terus menggunung, sedangkan Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan belum memiliki lokasi TPA alternatif bila TPA itu benar-benar penuh.
Legislator yang juga anggota pansus laporan keterangan pertanggungjawaban Wali Kota Medan tahun anggaran 2021 mempertanyakan keseriusan Dinas Kebersihan dan Pertamanan menyelesaikan masalah TPA itu.
Berdasarkan data Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan menyebut, TPA Terjun yang dioperasikan di Januari 1993 dengan luas 14 hektare pada 2013 telah mengalami tumpukan sampah hingga 25 meter.
βDi TPA Terjun kini lebih 10 juta ton dengan rata-rata volume sampah di Kota Medan 2.000 ton per hari. Ini harusnya bisa menjadi perhatian Dinas Kebersihan,β tegasnya.












