Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan di tengah keberagaman suku dan agama yang selama ini hidup berdampingan di Kota Medan.
“Kita harus menahan diri dan menjaga persaudaraan. Selama ini kita hidup rukun dalam keberagaman. Jangan sampai persoalan ini memicu konflik. Semua masyarakat adalah saudara di Kota Medan,” tegasnya.
Sebelumnya, tuan rumah H Muazad Zein bersama panitia HA Nuar Erde dan OK Awaluddin mengucapkan terima kasih atas kehadiran para undangan. Menurut mereka, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sesama masyarakat Melayu sekaligus memperkuat persatuan.
“Kegiatan seperti ini akan terus dilakukan untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat solidaritas. Kita juga harus saling menguatkan dalam menjaga marwah dan identitas Melayu,” ujar mereka.
Dalam kesempatan itu, Syarifuddin Siba juga mengingatkan pentingnya menjaga jati diri Melayu yang dikenal terbuka, ramah, dan bersahabat. Ia menilai semangat kebersamaan harus terus ditumbuhkan agar masyarakat Melayu tetap solid.
Sementara itu, Sekjen PB ISMI, Yanhar Djamaluddin, menyampaikan salam dari Ketua Umum PB ISMI di Jakarta dan menegaskan pentingnya memperkuat komunikasi antarorganisasi Melayu.












