Medan, kedannews.com – Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) menerbitkan terjemahan baru edisi kedua, di Convention Hall Hotel Danau Toba International Medan, Senin, (27/3). Ini menjadi momentum penting tercatat dalam sejarah.
Acara berlangsung sukses dan khidmat dan dihadiri perwakilan dari persekutuan lembaga-lembaga Alkitab
Dalam sambutannya, ketua panitia Pdt. Liem Hengky Liemena, S.Th, mengucapkan segala puji dan syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena anugerah dan pertolongannya, acara ibadah syukur dapat terlaksana.
“Acara hari ini menjadi proses penjemaatan (pengumpulan) Alkitab TB-2 meliputi wilayah Di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau dan Jambi. Berbagai dinamika telah dilalui Lembaga Alkitab Indonesia dalam jalan panjang menghadirkan firman Tuhan di seluruh pelosok negeri,” tutur Hengky.
Menurut Hengky, Alkitab terjemahan baru ini merupakan buah dari kebersamaan dan semangat Oikumene gereja di indonesia. Pembaruan tersebut terbit pada 1974 dan dipersiapkan sejak awal 1950.
Sementara itu, Dr. Sigit Triyono pengurus Lembaga Alkitab Indonesia menjelaskan telah menyediakan Alkitab lengkap perjanjian lama ditambah perjanjian baru dalam 39 bahasa daerah termasuk dalam bahasa Indonesia.












