Kehadiran peserta penyandang disabilitas tersebut menjadi bagian dari upaya membuka akses pemagangan bagi kelompok yang membutuhkan kesempatan yang setara dalam pengembangan kompetensi dan pengalaman kerja.
Dengan dimulainya Batch 2 Angkatan II, jumlah peserta yang telah mengikuti Program Pemagangan Nasional kini mencapai 87.122 orang. Angka tersebut merupakan akumulasi 46.160 peserta pada Batch 1 dan 40.962 peserta pada Batch 2.
Sementara itu, pemerintah menyiapkan total kuota sebanyak 150.000 peserta untuk MagangHub Angkatan II. Pemenuhan kuota tersebut ditargetkan berlanjut melalui Batch 3 yang direncanakan diluncurkan pada awal November 2026, setelah proses evaluasi pelaksanaan sebelumnya dilakukan.
Di tengah persaingan mendapatkan pekerjaan, Yassierli meminta peserta tidak sekadar menjalani program sebagai kewajiban, tetapi menjadikannya kesempatan untuk membangun kemampuan dan rekam pengalaman yang dapat digunakan ketika melamar pekerjaan.
Peserta juga didorong mampu memberikan kontribusi selama berada di tempat pemagangan. Menurut Menaker, kemampuan belajar dengan cepat sekaligus memberikan nilai tambah dapat menjadi bagian penting dalam membangun daya saing seorang calon tenaga kerja.












