Menurutnya, ada air bersih, pengalaman kami dibeberapa tempat air bersih itu sangat bermanfaat, itu siap minum. Selain itu, ada genset, karena ketika kejadian listrik mati, kita tidak akan bisa komunikasi, dan ini sangat bermanfaat dan menolong untuk menggunakan penerangan dan jaringan komunikasi.
Kemudian ada bafer stok makanan, ada tenda nanti akan kita kirim, ada kasur, selimut, makanan siap saji, makanan anak, perlengkapan untuk bayi.
Adapun Tagana sudah kita latih, bahkan kemarin bersama kopasus mereka di latih berenang.
Dikatakan pula, daerah yang kita anggap aman tidak diperlukan, artinya kalau daerahnya save yang diperlukan kebanyakan hanya untuk tempat pengungsian. Nanti kita akan hitung berapa jumlah penduduk dan sebagainya”, tukasnya.
Sementara itu, Bupati Tulungagung Drs Maryoto Birowo menyampaikan, lumbung sosial yang disediakan oleh menteri sosial adalah dalam rangka mengatasi dampak jika terjadi bencana alam. Dua titik lumbung untuk kebutuhan tersebut berada di Desa Besole dan Desa Keboireng.
Adanya jalur evakuasi yang memperlihatkan jalan keluar sudah di siapkan yaitu pantai gemah, klatak dan pantai sidem. “Ini semua untuk memberikan proteksi kepada warga masyarakat Tulungagung yang berdiam di tepi pantai. Karena itu kepedulian ibu Risma ini ketika sidak, apakah bantuan sudah sampai ke daerah dan bisa di manfaatkan”, jelasnya.












