Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Politik

Miris, Pemerintah Setempat Terkesan Tutup Mata, Satu Keluarga di Garut Tinggal Di Rumah Tak Layak Huni

×

Miris, Pemerintah Setempat Terkesan Tutup Mata, Satu Keluarga di Garut Tinggal Di Rumah Tak Layak Huni

Sebarkan artikel ini
Rumah warga yang tak layak huni. senin (28/02/2022). (Foto/Humas).
Rumah warga yang tak layak huni. senin (28/02/2022). (Foto/Humas).

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Garut, kedannews.com – Satu keluarga yang tinggal di Kampung Pinggirsari RT 01 RW 05, Desa Cimaragas, Kecamatan Pangatikan, kabupaten Garut , Jawa Barat, ternyata menempati rumah yang sudah tidak layak huni, terlihat dengan kondisi pintu sudah rusak ,lantai masih plur semen, jendela yang mulai rapuh, hingga atap rumah mereka nyaris penutupnya atap rusak berat.

Rumah keluarga Bah Dumyati (72), itu kondisinya sudah tak layak huni. Tampak terlihat atap rumah rusak parah. Tak hanya itu, pintu dan jendelapun tampak mulai rapuh.

MEMPROSES ADSENSE...

Nampak dibagian ruang tengah juga nampak sudah tidak layak huni, terlihat hanya bagian ruang tamu yang kini dihuni pasangan Bah “Dumyati dan Supiati namun terlihat kerangka atapnya juga sudah rapuh.

Mereka berdua juga tinggal bersama anak bungsunya yang baru keluar dari Aliyah setara SMA dan kadangkala anaknya yang sudah menikah dan berpisah ikut menginap di rumah itu.

Sudah 15 tahun begini kondisinya, sekarang tidurnya di ruang tengah. Kalau ada tamu ya duduk seadanya,” kata Bah Dumtati saat ditemui di rumahnya, senin (28/02/2022).

Rumah warga yang tak layak huni. senin (28/02/2022). (Foto/Humas).

Jadi, menurutnya, ” Niat untuk merenovasi rumah sudah ada sejak lama. Namun, pendapatan Ia yang bekerja sebagai pencari pasir di sungai, tak sanggup untuk membiayai renovasi rumah mereka, jikalau ada rezeki dari hasil mengumpulkan pasir di sungai hanya mampu digunakan ia untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari tetapi sekarang sudah tak mampu lagi untuk mencari pasir di sungai jarena sudah tua ,,” ujar Bah Dumyati .

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *