Transformasi dan Daya Saing Global
Sementara itu, Prof Dr Muryanto Amin menyampaikan terima kasih kepada MWA dan Senat Akademik USU atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia mengulas perjalanan USU selama periode pertama kepemimpinannya yang diwarnai tantangan pandemi Covid-19.
“Meski penuh keterbatasan, USU berhasil meletakkan fondasi menuju universitas kelas dunia,” katanya.
Muryanto menyebutkan sejumlah capaian pemeringkatan internasional, di antaranya peningkatan posisi USU dalam QS World University Rankings dan Times Higher Education (THE) selama periode 2021–2026.
Ia mengibaratkan lima tahun pertama kepemimpinannya sebagai “lap pertama” dalam arena kompetisi global yang sangat ketat. Pada periode kedua ini, ia mengajak seluruh sivitas akademika memperkuat kerja sama dan inovasi berbasis keunggulan lokal yang mampu ditampilkan secara global.
“Di tengah hiperkompetisi, kita harus bertransformasi, berinovasi, dan bekerja bersama agar tetap relevan dan diperhitungkan,” ujarnya.
Muryanto juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan alumni atas dukungan selama periode sebelumnya, serta berharap dukungan tersebut berlanjut pada lima tahun ke depan.
Pada kesempatan yang sama, turut diluncurkan Konsorsium Nasional Perguruan Tinggi untuk Ketahanan Bencana Alam yang melibatkan 10 perguruan tinggi di Indonesia. Rektor Universitas Negeri Gorontalo selaku Ketua Majelis Rektor PTN menyerahkan rompi konsorsium secara simbolis kepada Rektor USU sebagai ketua konsorsium.
Peluncuran tersebut disaksikan oleh Wamen Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI serta para pimpinan perguruan tinggi anggota konsorsium.












