“Kita tidak mau karena semakin sulitnya persaingan hidup generasi muda kita ini menghalalkan segala cara. Untuk itu, bagi anak-anak yang saat ini mengemban ilmu di Pondok Miftahul Husna ini pergunakanlah kesempatan dan waktu ini, jangan sampai sia-sia karena waktu dan kesempatan itu tidak terulang kembali. Kepada Pondok Miftahul Husna yakinlah jika kita tolong agama Allah maka Allah akan tolong kita, janji Allah tidak pernah ingkar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan dan Pimpinan Pondok Miftahul Husna Lukman Hakim menyampaikan Pondok Tahfiz Qur’an Miftahul Husna yang berdiri tanggal 16 Oktober 2019 lalu, saat ini telah menerima sekitar 73 siswa ditambah 19 siswa dengan Tahfiz Alqur’an di Rumah Makan Garuda yang sudah bergabung.
“Selama perjalanan ini, berbagai cobaan berat kita lalui. Dahulu kondisi Pondok Tahfiz ini memperhatikan, keprihatinan itu ditambah lagi dengan Covid-19. Tapi semua bisa kita lalui berangkat dari niat ingin mengangkat nilai-nilai Alqur’an dan diisi guru-guru yang memiliki potensi Alhamdulillah, permasalahan terlewatkan. Kami berharap semangat ini didukung oleh pemerintah,” ujarnya.












