“Sampah merupakan pemicu utama tidak berfungsinya drainase sebagaimana mestinya. Dengan upaya yang dilakukan Pak Wali untuk memastikan kelancaran sistem drainase ini, saya sangat setuju dan mendukung penuh program tersebut. Ditambah lagi pembersihan drainase dilakukan setiap hari,” ungkap Kamaluddin.
Kemudian, Kamaluddin berharap Pemko Medan perlu mengeluarkan pengaturan larangan khusus bagi masyarakat yang membangun di atas drainase ataupun di badan jalan disertai sanksi keras sebagai efek jera terhadap masyarakat yang melanggarnya.
“Pemko Medan harus melarang masyarakat yang menutup drainase sembarangan karena dianggap sebagai pemicu tidak berfungsinya drainase, terutama di pusat pusat kota. Selain itu, pembangunan dan perbaikan drainase jalan yang dilakukan harus berkelanjutan (sustainable) sehingga air mengalir lancar,” harapnya.
Dukungan juga disampaikan dosen Bidang Manajemen Rekayasa Konstruksi Fakultas Teknik Sipil UMA Ir Melloukey Ardan MT. Ia sangat mengapresiasi langkah Bobby Nasution yang kerja ekstra dan turun langsung ke lapangan untuk memastikan kelancaran sistem drainase.












