Sebagai bentuk apresiasi pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, lanjut Nawal, TP-PKK akan meminta Dinas Kesehatan untuk memberikan gambaran tentang kondisi stunting di 33 kabupaten/kota. Dengan begitu, perusahaan seperti PT Astra yang ingin menyalurkan dana CSR-nya, bisa mendapatkan data yang jelas, dimana sebaiknya bantuan tersebut disalurkan.
Sementara Korwil Grup Astra Medan Aryo Ardianto didampingi Yeni Susanti beserta jajarannya menyampaikan bahwa pihaknya ingin agar dana CSR yang mereka kelola, dapat diberikan kepada masyarakat dan bermanfaat. Sehingga melalui petunjuk dari Pemprov Sumut, perusahaan tersebut bisa menjalankan program dimaksud dengan tepat guna.
“Kita audiensi dengan Ibu Ketua TP-PKK Sumut untuk mendapatkan petunjuk, kemana saja sebaiknya dana CSR ini bisa diberikan. Misalnya mana daerah yang banyak kasus. Karena memang Grup Astra setiap tahunnya ada bantuan untuk kesehatan, pendidikan, UMKM dan lingkungan,” sebutnya.
Apalagi menurutnya, program penanganan stunting masih tergolong jarang mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Ditambah lagi, TP-PKK Sumut juga sudah punya agenda kerja membantu masalah kesehatan masyarakat ini. Karenanya, mereka berharap dapat berpartisipasi membantu kerja pemerintah seperti menyediakan alat bantu untuk Posyandu, pemberian vitamin, susu serta kebutuhan lainnya.






