Menurutnya, berbagai persoalan mendasar masih dirasakan masyarakat, mulai dari infrastruktur yang belum memadai hingga pelayanan publik yang perlu ditingkatkan.
“Masalah infrastruktur, banjir, pelayanan publik, hingga bantuan sosial masih menjadi aspirasi utama masyarakat, khususnya di Medan Utara,” katanya.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen didampingi Wakil Ketua DPRD Rajudin Sagala. Turut hadir Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Sekretaris Daerah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, serta para camat se-Kota Medan.
Secara umum, laporan hasil reses dari seluruh daerah pemilihan di Kota Medan mencatat sejumlah keluhan masyarakat yang masih mendominasi, terutama terkait infrastruktur yang belum optimal. Beberapa di antaranya meliputi drainase yang tidak berfungsi maksimal, kondisi jalan rusak, serta minimnya penerangan jalan umum yang dinilai berpotensi meningkatkan risiko tindak kriminalitas.
Selain itu, persoalan banjir tetap menjadi isu utama yang disampaikan masyarakat dalam setiap kegiatan reses, khususnya di wilayah Medan Utara. Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Medan mendorong organisasi perangkat daerah terkait untuk segera mengambil langkah konkret dan terukur, termasuk melakukan normalisasi sungai guna mengurangi potensi luapan air yang dapat merendam permukiman warga.












