Mahasiswa Diminta Manfaatkan Reses
Wong mengajak mahasiswa untuk menggunakan momentum reses sebagai saluran penyampaian aspirasi masyarakat. Menurut dia, persoalan yang ditemui warga, seperti kerusakan jalan, banjir dan masalah sampah, dapat disampaikan kepada anggota DPRD saat pelaksanaan reses.
“Silakan hadir saat reses untuk menyampaikan keluhan seperti jalan rusak, banjir, atau masalah sampah. Tidak perlu sampai melakukan aksi demo, karena aspirasi di reses akan langsung ditampung dan dikoordinasikan dengan dinas terkait,” tegasnya.
Dalam sesi dialog, mahasiswa turut menyampaikan persoalan yang mereka temui di lingkungan Kota Medan. Salah satunya disampaikan Roberto yang menyoroti antrean panjang kendaraan di SPBU Jalan Adam Malik.
Wakil Ketua DPRD Kota Medan Zulkarnaen menjelaskan, berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait, antrean tersebut sempat dipengaruhi kendala distribusi dari PT Pertamina Depot Belawan serta penyesuaian rantai pasok.
Menurut Zulkarnaen, kondisi tersebut kemudian berangsur normal setelah dilakukan koordinasi dan pengamanan distribusi.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menyikapi berbagai informasi yang beredar secara objektif serta tidak mudah terpengaruh oleh isu yang hanya berasal dari satu sisi.
Kegiatan Parliament Tour tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa Undhar untuk mengenal lebih dekat mekanisme kerja DPRD Kota Medan sekaligus memahami jalur penyampaian aspirasi masyarakat melalui lembaga legislatif.












