Kemudian ada 11 bacaleg milenial potensial sebagai respon Partai Golkar Kabupaten Dairi atas besarnya porsentase pemilih milenial pada Pemilu Tahun 2024.
Kehadiran media social dapat dimanfaatkan untuk meraih suara dari kalangan milenial untuk ikut berpartisipasi langsung dalam dunia politik. Sehingga kalangan milenial bukan menjadi obyek politik, tapi bagian dari pelaku aktif.
“Kehadiran media social dapat dimanfaatkan untuk meraih suara dari kalangan milenial untuk ikut berpartisipasi langsung dalam dunia politik. Sehingga kalangan milenial bukan menjadi obyek politik, tapi bagian dari pelaku aktif,” tambah Solin.
Sehingga dengan memajukan 11 (sebelas) orang bacaleg dari Partai Golkar Kabupaten dairi, diharapkan menjadi representasi milenial di lembaga DPRD Kabupaten Dairi. Selain itu 8 (delapan) Bacaleg diajukan merupakan Incumbent, yang telah teruju pada Pemilu 2019.
Termasuk beberapa berlatar belakang Pengusaha, Aktivis dan Pensiunan Birokrasi yang telah berpengalaman di bidang masing masing dalam melakukan penggalangan.
Secara internal juga terus dilakukan pembenahan dan integrasi kekuatan seluruh potensi kader.






