“Saat itu saya merasa tersinggung dan saya mengambil sebilah parang yang berada di dalam Ketek (perahu) yang berada di dekat Parit Sungai Buring dan langsung membacok dengan parang di depan Pos sebanyak 1 kali,” ujarnya.
“Lalu korban berlari dan terjatuh, kemudian saya bacok lagi beberapa kali (tidak terhitung),” bebernya.
Menurut Salman, setelah korban terkapar, dirinya pergi mengarah ke Pinang Mas, lalu berangkat Ke desa Santapan Barat Ogan Ilir pada pukul 22.0 Wib malam hari.
“Lalu saya diajak paman saya Pudin ke rumah Kades Desa Santapan Barat, atas saran dari keluarga dan kades, saya sepakat untuk menyerahkan diri ke Polda Sumsel,” jelas Salman.
Sementara itu, Kades Santapan Barat Ogan Ilir Helly Surahman menambahkan bahwa bersama paman pelaku, dan Ketua Forum Sumsel Bersatu (FSB) Satria Amri SIP MM, serta Ketua Grib Jaya Ogan Ilir, Robert Ali, membawa pelaku Salman ke Polda Sumsel.
“Dari keterangan keluarga, bahwa pelaku telah membunuh di tempat kerjanya, kemudian kita memberi saran agar pelaku menyerahkan diri ke polisi,” ujarnya.
“Atas kesepakatan bersama, kemudian kita serahkan pelaku ke Dit Intelkam Polda Sumsel, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.












