Saat ini yang harus dipikirkan dan diperjuangkan, “bagaimana membangkitkan Pertamina ini kembali, bagaimana perekonomian masyarakat tumbuh kembali.
Lihat pawai tadi, adik adik kita ada berpakaian polisi, tentara, perawat dan macam-macam, ini lah bentuk semangat yang menjadi tanggung jawab kita, untuk mewujudkan harapan dari anak-anak kita kedepan.
Demikian isi pidato Syah Afandin. Selanjutnya Afandin juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat, para pemerhati sejarah Brandan Bumi Hangus, para Veteran Juang 45 atas dukungan dan partisipasi yang telah disumbangkan, baik moril maupun materil bagi tetap tegaknya nilai sejarah Brandan Bumi Hangus.
Pada acara tersebut Plt Bupati Langkat memberikan piagam penghargaan kepada tokoh masyarakat dan keluarga veteran pelaku sejarah Brandan Bumi Hangus.
Acara BBH ke 75 ini semakin meriah, atas partisipasi Danyonif 8 Harimau Putih Letkol Mar Farick dengan melibatkan prajuritnya pada puncak acara.
Prajurit Harimau Putih menampilkan pertarungan mixed martial arts (MMA), atraksi pencak silat sekaligus pemecahan es balok dari PSHT Yonif 8 Mar, drama kolosal dari sanggar pusaka Teluk Aru berkolaborasi dengan Yonif 8 Mar dan diakhiri dengan perebutan sasaran.












