Sementara, usia penderita terbanyak berasal dari umur 19-49 tahun dengan total 11.627 orang atau 92% dari total penderita HIV/AIDS di Sumut. βDari data ini, artinya laki-laki yang terpapar adalah laki-laki yang memiliki mobilitas dan uang,β kata Ikrimah.
Ketua Forum Peduli ADHA Saurma Siahaan mengusulkan peraturan khusus mengenai Anak dengan HIV/AIDS (ADHA) ditampung dalam Peraturan Gubernur. Menurutnya, ADHA memiliki penanganan khusus, maka perlu diatur secara khusus dalam payung hukum.
βAnak-anak harus dikhususkan, mereka inilah korban yang tidak berbuat apa-apa, tapi menanggung akibat,β kata Saurma.
Cendekiawan peduli HIV/AIDS Umar Zein juga memberi saran, agar terlebih dahulu segala stigma dan diskriminasi HIV/AIDS dihilangkan. Ia mencontohkan masih banyak rumah sakit di Sumut yang belum menerima HIV/AIDS. Selain itu ada juga kepala daerah yang belum memahami tentang HIV/AIDS.
Pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis menerima penghargaan dari KPA Sumut lantaran kepeduliannya atas nasib ADHA di daerah ini. Selama ini, Nawal yang juga ibu asuh ADHA banyak memberikan kepedulian kepada ADHA.












