Diharapkan para pelajar dapat memahami cara merawat reproduksi, semoga setelah kegiatan ini masyarakat Langkat mendapatkan edukasi.
Sementara Sekretaris PMI Sumut, Dr Edi Siswanto mengatakan 40 persen siswa SMP dan SMA tidak perawan lagi, ini data di tahun 2005. Kondisi ini mengancam generasi muda.
Jadi pemerintah daerah harus berperan. Menurutnya kemauan PMI dan Pemkab Langkat untuk menjalankan program tidak akan sia-sia kalau bekerja sama pada pelaksanaannya.
Kemudian Direktur Rutgeners, Dr Amalah Ramlah mengatakan ada 10 negara yang menjalankan program ini dan dana bersumber dari Belanda. Selama satu tahun terakhir (2021), PMI tergabung dalam sebuah program partnership bernama, Right Here Right Now 2 (RHRN2) yang berfokus pada pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) serta pencegahan perkawinan anak, kehamilan remaja dan praktik berbahaya bagi kesehatan reproduksi anak perempuan.
Program RHRN2 bekerja di beberapa Kabupaten yaitu Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Dalam mendukung tujuan utama, sambung Dr Amalah Ramlah, intervensi akan mencakup beberapa aspek yaitu edukasi-informasi-layanan, advokasi, reset, dan membangun dukungan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia dan partisipasi anak muda yang bermakna.












