Pergulatan pun terjadi. Ujungnya, si pria berbaju loreng berhasil diamankan dan diserahkannya ke warga. Kemudian, ia bersama ayahnya coba mengamankan S yang sedang berusaha untuk kabur.
S menaiki tangga dari lantai 1 menuju lantai 2. Di pertengahan tangga itu, ada pintu dan S pun mengumpulkan perabotan di dekat pintu itu lalu membakarnya. Tujuannya, agar menghambat pergerakan pihak kepolisian yang telah tiba.
Namun nasib nahas justru menimpa S. Sebab, ia justru turut terbakar. Sekujur tubuhnya akhirnya mengalami luka bakar. Ujungnya, polisi mengamankannya.
“Pelaku terbakar di tangga menuju tangga 2. Di situ kan ada pintu besi. Nah, itu disiramnya perabotan di situ (pakai tiner) dan dibakar. Supaya polisi tidak bisa masuk,” ujarnya.
Ia menyebut saat itu pria yang berbaju loreng berhasil dari pengamanan warga. Sementara pria bertopi merah diamankan polisi. Sedangkan S yang sudah terluka dibawa ke RS Bhayangkara agar mendapat perobatan.












