
Sebelumnya, Ketua Unit Wartawan Pemko Medan periode 2021-2023 Syaifullah Defaza menegaskan, pihaknya siap berkolaborasi mewujudkan visi misi Walikota Medan.
Untuk itu, dia minta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tidak alergi terhadap wartawan atau insan pers. “Mohon buka pintu komunikasi untuk kami. Libatkan kami menyosialisasikan program kerja kepada masyarakat. Jangan alergi, kalaupun ‘digigit’, hanya menimbulkan gatal tidak sampai jadi penyakit,” tegasnya.
Dia juga menyampaikan, kepengurusan akan dilengkapi anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART). Dengan demikian, memiliki landasan untuk bekerja.
Sedangkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Farianda Putra Sinik berharap wartawan bisa menjadi ‘mata telinga’ bagi Walikota Medan.
“Sampaikan kinerja pemko ke masyarakat dan sampaikan pula keluhan masyarakat ke pemko,” sebutnya.
Adapun susunan kepengurusan terdiri dari Dewan Pembina Walikota Medan dengan anggota wakil walikota, sekda, kadis kominfo dan kabag prokopim.
Penasihat Ketua dipimpin Rifki Warisan dibantu Satriadi, Indra Gunawan, ME Ginting, Zul Taufik Nasution dan Roni Neliati.












