Berkaca dari kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, beberapa waktu lalu, Endar mengungkapkan, telah melakukan semaksimal mungkin untuk safety para penonton. “Insya Allah semua sudah memenuhi standar. Untuk jalur evakuasi, 15 menit penonton sudah bisa keluar stadion karena pintunya banyak,” terangnya.
Sementara itu Kadis Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan Pulungan Harahap yang juga ikut dalam podcast bersama Rifki, mantan punggawa PSMS Medan menjelaskan, revitalisasi dilakukan karena kondisi Stadion Teladan saat ini sudah jauh tertinggal dengan stadion-stadion lainnya yang ada di Indonesia.
“Atas dasar itulah, Bapak Wali Kota menyampaikan untuk merevitalisasi Stadion Teladan. Selain tidak layak, revitalisasi juga dilakukan guna mendukung peningkatan para atlet guna mewujudkan Medan sebagai Kota Atlet,” ujar Pulungan.
Selain Stadion Teladan dan Kebun Bunga, kata Pulungan, ada 7 lagi sarana olahraga di sejumlah kecamatan yang telah diserahkan kepada Pemko Medan melalui Dispora Kota Medan yang selama ini pengelolaannya dibawah Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan. Bahkan, satu dari 7 sarana olahraga yang ada tersebut telah selesai dibangun dengan menggunakan dana CSR yakni Lapangan Gajah Mada Jalan Krakatau Medan dengan anggaran lebih kurang Rp.6,7 miliar.












