Suheri menyampaikan bahwa dari sisi pertelevisian atau media online televisi atau YouTube, ini harus penguatan pertama data dan informasi selanjutnya dalam pengambilan gambar serta wawancara.
“Nah wawancara ini harus dilakukan bila ada informasi dugaan korupsi/kriminal atau berita kejadian seperti demonstrasi, kebakaran, dan musibah bencana alam,” ucapnya.
Dicontohkan Heri, saat mengambil momen vidio/gambar peristiwa kebakaran itu harus jelas serta dilengkapi konfirmasi, tentang penyebab kebakaran dan ada tidaknya korban serta kerugian, bisa ke pemilik bangunan yang terbakar, kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.
Sementara itu, Zultaufik mengatakan saat ini transformasi media sangat cepat dalam hal ini media online, bisa langsung naik ditampilkan di beranda media online.
Artinya, lanjut Zultaufik yang ditayangkan tentang informasi kebakaran lebih dulu karena itu sangat penting sekali lagi, kemudian berita update tentang kejadian tersebut.
Kedua pemateri, juga menyampaikan selain berita yang akurat dan terpercaya hal terpenting keselamatan diri si peliput atau wartawan, karena ini sangat penting sekali.












