Hasil Raker Jadi Dasar Program DPRD
Menurut Wong, berbagai hasil pembahasan dari komisi maupun alat kelengkapan DPRD akan menjadi bahan dalam menyusun program kerja yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat mendapat tindak lanjut.
“Kami tidak pernah lelah mengabdi kepada masyarakat. Tugas DPRD bukan hanya menghadiri kegiatan seremonial, tetapi memastikan setiap program dan kegiatan berjalan dengan baik serta merespons setiap keluhan masyarakat secepat mungkin. Baik yang disampaikan melalui komisi maupun langsung kepada DPRD, semuanya harus segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Raker DPRD Kota Medan Tahun 2026 mengangkat tema “Transformasi Fungsi DPRD Kota Medan melalui Penguatan Inovasi dan Digitalisasi Guna Mengawal Akselerasi Pembangunan Kota yang Maju dan Inklusif.”
Tema tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai penguatan fungsi DPRD, termasuk pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Infrastruktur hingga Pelayanan Publik Jadi Perhatian
Wong mengatakan hasil Raker selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) serta pemanfaatan sistem digital dan berbagai aplikasi pelayanan.
“Semua ini dilakukan demi mewujudkan pembangunan Kota Medan yang lebih baik. Hasil rapat kerja ini selanjutnya akan dibawa ke rapat paripurna sebagai dasar pelaksanaan program DPRD,” katanya.
Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian dalam Raker antara lain pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, perbaikan jalan, penerangan umum, serta berbagai aspirasi dan keluhan masyarakat.
“Seluruh persoalan tersebut akan menjadi prioritas untuk dibahas, ditindaklanjuti, dan diselesaikan bersama demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Medan,” pungkas Wong Chun Sen.












