DPRD Medan Dorong Transformasi Pengawasan
Sementara itu, Ketua DPRD Medan Wong Cun Sen meminta seluruh anggota dewan mengoptimalkan fungsi alat kelengkapan dewan dalam mengawal berbagai agenda pembangunan.
Ia mendorong perubahan pola kerja DPRD agar tidak terpaku pada pendekatan lama. Menurutnya, perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat menuntut lembaga legislatif menghasilkan gagasan yang lebih inovatif, kritis, dan adaptif.
โMari berperan aktif dengan pemikiran yang disruptif, inovatif, dan kritis,โ ajaknya.
Wong Cun Sen juga menyoroti pentingnya sistem pengawasan yang lebih terbuka. Salah satu pendekatan yang didorong ialah pemanfaatan akses pengaduan masyarakat secara real-time dan transparan sehingga berbagai persoalan dapat diketahui dan ditindaklanjuti dengan lebih cepat.
Dari sisi legislasi, DPRD Medan juga diarahkan untuk menghasilkan Peraturan Daerah yang mampu mengikuti perkembangan teknologi, memberi dukungan terhadap investasi lokal, serta disusun berdasarkan data dan riset. Prosesnya tetap perlu mengedepankan transparansi dan konsultasi publik.
โMemastikan Perda yang telah disahkan dapat diimplementasikan secara efektif oleh Pemko Medan melalui Peraturan Wali Kota,โ sebutnya.
Transformasi tersebut, lanjutnya, diharapkan menjadikan DPRD sebagai lembaga legislatif yang lebih lincah dan berorientasi pada hasil. Pelaksanaan trifungsi DPRD tidak hanya diarahkan untuk mengawal pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh kawasan pinggiran, kelompok rentan, serta persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat.












