MEDAN, kedannews.co.id – Pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC) Sumut Berkah memasuki tahap evaluasi menjelang genap satu tahun sejak diluncurkan. Relawan Kesehatan ProBIS Sumatera Utara menilai program tersebut telah membawa dampak positif terhadap akses layanan kesehatan masyarakat, meski masih terdapat sejumlah aspek pelayanan rumah sakit yang perlu terus dibenahi.
Penilaian tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Relawan Kesehatan ProBIS Sumut yang berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026. Agenda itu juga menjadi bagian dari persiapan peringatan Anniversary ke-1 UHC Sumut Berkah yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2026.
Ketua Relawan Kesehatan ProBIS Sumatera Utara, Ridwan Sibarani, menjelaskan bahwa UHC Sumut Berkah merupakan hasil sinergi antara Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dengan pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Sumatera Utara. Kesepakatan bersama mengenai pelaksanaan program tersebut telah ditandatangani pada 1 Oktober 2025.
Melalui kerja sama tersebut, masyarakat Sumatera Utara memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa biaya di fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas dan klinik pratama, maupun di rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan tingkat lanjutan melalui kolaborasi dengan BPJS Kesehatan.












