Dalam mengawal implementasi program tersebut, Relawan Kesehatan ProBIS Sumut bersama Pemerhati Kesehatan Masyarakat Sumut Erwan Rozadi Nasution turut melakukan koordinasi lintas sektor. Upaya sinkronisasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, Dinas Kesehatan kabupaten/kota, BPJS Kesehatan, FKTP, FKTL, serta berbagai instansi terkait telah dilaksanakan pada 8 Juni 2026.
Ridwan menyampaikan bahwa hasil pemantauan berkala menunjukkan adanya kerja sama yang berjalan cukup baik sejak program mulai diterapkan.
“Dilihat secara berkala dari 1 Oktober 2025 sampai dengan 8 Juni 2026, semua bersinergi dan kerja wujud nyata dengan baik,” ujar Ridwan Sibarani.
Meski demikian, hasil evaluasi dalam rapat kerja masih menemukan sejumlah rumah sakit umum yang dinilai belum memberikan pelayanan secara optimal kepada masyarakat. Temuan tersebut akan menjadi perhatian bersama agar kualitas pelayanan kesehatan terus mengalami peningkatan.
Menurut Ridwan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara selama ini telah menunjukkan kinerja yang baik dalam mengoptimalkan pelayanan fasilitas kesehatan. Karena itu, berbagai perbaikan diharapkan terus dilakukan agar manfaat program UHC Sumut Berkah semakin dirasakan masyarakat.












