“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kebersamaan harus terus dijunjung tinggi agar Kota Medan tetap aman, damai, semakin mumpuni, dan berkah,” tambah Rico Waas.
Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, menyampaikan bahwa doa bersama lintas agama ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar memohon perlindungan Tuhan dalam menjalankan tugas menjaga kamtibmas.
Jean Calvijn juga menambahkan bahwa selain doa bersama, rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 ini disemarakkan dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, mulai dari bakti kesehatan, ziarah, perlombaan e-sport, lomba musisi jalanan, hingga pembagian nasi berkat sebagai wujud komitmen “Polri untuk Masyarakat”. (Red/Rel)












