Menurut Rico, upaya membangun kota tidak hanya bergantung pada pembenahan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan. Karena itu, Pemko Medan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas ekonomi.
Dalam kesempatan tersebut, Rico menegaskan bahwa Medan terbuka bagi investor Jepang yang ingin mengembangkan usaha. Pemko Medan, katanya, terus membenahi tata kelola pemerintahan agar lebih efisien, transparan, dan profesional sehingga dapat mendukung iklim investasi yang kondusif.
Ia juga berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan Furugori tetap berlanjut meskipun masa tugasnya di Medan telah berakhir.
“Kami menunggu Bapak kembali ke Kota Medan. Nanti kita minum kopi bersama lagi,” ucap Rico Waas ramah.
Sementara itu, Furugori Toru mengungkapkan kesan positifnya selama bertugas di Kota Medan. Ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga, terutama dari keterbukaan dan keramahan masyarakat yang membuatnya merasa diterima selama menjalankan tugas diplomatik.
“Masyarakat Medan sangat terbuka dan ramah. Di saat orang Jepang terkadang malu menyapa orang baru, warga Medan justru menyapa duluan dengan senyuman hangat. Itu yang membuat saya merasa sangat diterima di sini,” puji Furugori Toru.






