MEDAN, kedannews.co.id – Polda Sumatera Utara mencatat 6.046 kegiatan penindakan dan teguran terhadap pelanggaran lalu lintas selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.082 merupakan teguran, 813 tilang manual, dan 151 penindakan melalui ETLE Mobile.
Data Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Sumut hingga hari keenam, Sabtu (31/10/2026), menunjukkan bahwa pendekatan edukatif melalui pemberian teguran masih mendominasi pelaksanaan operasi tersebut. Sementara itu, penindakan menggunakan ETLE Statis tercatat nihil.
Dibandingkan periode yang sama pada Operasi Patuh Toba 2025, jumlah penindakan pada tahun ini mengalami penurunan. Pada enam hari pelaksanaan tahun lalu tercatat 1.869 penindakan, sedangkan pada 2026 tercatat 1.277 penindakan atau turun 31,7 persen berdasarkan rekapitulasi perbandingan kinerja operasi.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 tidak hanya mengutamakan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.






