“ASN tidak hanya berpikir sebagai social oriented yang merupakan tugas pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tetapi jiwa ASN ke depan harus berpikir adanya Break Even Point (BEP) terhadap aktivitas keuangan APBD yang telah dikucurkan,” jelasnya.
Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ismael Parenus Sinaga, diwakili Kabid Aset Ratna Sari Pinem dalam laporannya mengatakan, sosialisasi ini untuk menyamakan persepsi dan meningkatan pemahaman, serta tanggung jawab terhadap penyusunan rencana kebutuhan barang di OPD Pemprov Sumut.
“RKBMD ini akan dijadikan sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk penyusunan APBD, sehingga pengurus/pengelola barang bersinergi menyusun RKBMD secara baik dan terintegrasi melalui sistem informasi manajemen barang daerah yakni aplikasi e-RKPD,” jelasnya.
Penulis: Aris Harianto






