“Orang yang tadarusan keluar, dikejar,” sebut Doni.
Pihak kepolisian yang menerima laporan peristiwa itu lalu menuju lokasi kejadian. Setelah itu, petugas membawa ketiga korban tersebut ke RS Patar Asih.
Saat itu, korban berinisial B terpaksa harus dirujuk ke RSUD Amri Tambunan untuk mendapatkan pengobatan. Namun, sayangnya B menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 04.00 WIB tadi. Sementara dua korban lainnya masih dirawat di RS Patar Asih.
“Lihat kondisi anaknya di rumah sakit tidak memungkinkan dengan fasilitasnya, dibawa ke rumah sakit. Namun, meninggal jam 04.00 tadi di rumah sakit, bukan di TKP,” jelasnya.
Doni mengatakan pihaknya saat ini masih menyelidiki kasus tersebut. Termasuk, mencari warga yang telah menghakimi para remaja itu.
“Sekarang perintah pimpinan mencari orang-orang yang melakukan kriminal itu, lagi menyelidiki,” pungkasnya.












