Dikatakan Sri Untari lagi, peranan pemerintah dalam gerakan koperasi antara lain memberi bimbingan berupa penyuluhan, pendidikan ataupun melakukan penelitian bagi perkembangan koperasi serta bantuan konsultasi terhadap permasalahan koperasi, melakukan pengawasan termasuk memberi perlindungan terhadap koperasi berupa penetapan bidang kegiatan perkoperasian.
Dia pun berharap usai pelaksanaan Muswil Dekopin semoga para peserta mendapatkan banyak manfaat dan timbul semangat dalam menjalankan Perkoperasian di Sumut. Karena sistem perkoperasian harus mampu mengikuti perkembangan jaman. ” sama seperti kerjasama sepeda motor listrik murah yang nantinya akan dilakukan antara Dekopin pusat dan salah satu aplikasi Maxim. Jadi mind set koperasi itu jangan hanya dilihat hanya simpan pinjam. Sehingga imaje nya hanya sebatas simpan pinjam dan bisnis semata,”terang pengagum sosok proklamator Indonesia dan pahlawan nasional dari tanah batak, Sisingamangaraja XII ini.
Kadis Koperasi Provsu, Naslindo Sirait pada kata sambutannya mengaku jika Perkoperasian haruslah di isi oleh pengurus yang berusia muda. Sebab, jika para pengurus koperasi itu lebih banyak berusia tua maka, lambat laun koperasi itu akan hilang ditelan jaman.












