โSoal agama itu pilihan, tetapi menjadi orang Sumatera Utara itu takdir. Jadi agama itu ada jalannya masing-masing, tentu ada perbedaan di dalamnya. Tetapi saya mau sampaikan, bahwa orang terbaik adalah yang bermanfaat bagi orang lain,โ ujar Gubernur.
Pada 2022 yang ditetapkan HKBP sebagai tahun Kesehatian, Gubernur menyampaikan hubungan judul tersebut dengan kasih sayang, siapapun orangnya. Karena itu, ia menekankan pentingnya rasa persaudaraan sesama manusia, sesama warga bangsa Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.
โMaafkan jika saya kesannya menggurui, karena saya seorang Gubernur. Tetapi saya pastikan, apa yang saya sampaikan ini adalah dari hari yang paling dalam. Saya tidak terlalu pandai mereka-reka (mengarang cerita),โ kata Edy.
Sebab menurutnya siapa yang suka mereka-reka, justru lebih berbahaya dari binatang buas. Jangankan kepada orang lain, bahkan sesama saudaranya sendiri, akan menimbulkan kesulitan dengan watak yang kurang baik itu.
โYang penting untukmu agamamu, untukku agamaku. Tetapi dalam kehidupan ini, kita harus bersaudara, karena kita sesama manusia. Terima kasih, selamat Natal dan Tahun Baru. Jangan dipelesetkan omongan saya ya, karena saya ingin akrab, demi Tuhan,โ tegasnya.












