Terakhir, Edy pun menuturkan bagaimana pengalamannya saat bertugas di Papua, yang hampir 90% penduduknya menganut agama Kristen. Namun ia mengaku nyaman hidup di wilayah Timur Indonesia itu. Meskipun berbeda dari segi agama, namun harmonis dalam bernegara.
Sementara Ephorus HKBP, Pdt Robinson Butarbutar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur yang mengajak semua warga untuk mengedepankan persahabatan dan persaudaraan. Sebab keduanya dibutuhkan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat.
โDan saya sebagai Ephorus, sangat merasakan kasih sayang Bapak (Gubernur) kepada kami HKBP. Tahun lalu Bapak datang, kami pun diterima di rumah Gubernur. Tahun ini datang, fasilitasnya pun dikirim, untuk membantu seluruh HKBP mengikuti acara ini,โ sebut Pdt Robinson.
Sebagai jawaban dari anjuran Gubernur dalam kebersamaan, pihaknya pun menyampaikan program yang sejalan dengan Tahun Kesehatian yakni akan mengadakan kemah-kemah pemuda. Mengingat perlunya menjalin keakraban, tidak hanya HKBP atau agama tertentu, tetapi juga bersama ormas seperti NU, Muhammadiyah dan lainnya.
โTerima kasih kepada semua pemerhati, karena Tuhan telah menolong kita, memberdayakan kita dan tengah mempersiapkan yang lebih baik untuk kita. Supaya kesehatian di dalam HKBP menular positif kepada bangsa kita, membangun Indonesia. Dengan begitu, HKBP akan semakin dicintai,โ pungkasnya.












