“Dukungan ini diharapkan mampu menjadi penguatan upaya kita dalam menangani persoalan sampah sekaligus menjawab keinginan masyarakat akan terwujudnya kebersihan Kota Medan. Sebab, mengatasi persoalan sampah dibutuhkan kolaborasi dengan sejumlah pihak dan stakeholder,” ungkap suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu tersebut seraya menambahkan bahwa Pemko Medan juga menyambut baik tawaran pengelolaan sampah rumah tangga dan budidaya sayuran pekarangan selaras alam yang diinisiasi Yayasan Perisai Srikandi Juang.
Upaya Bobby Nasution yang telah mempersiapkan perencanaan dengan matang dalam pengelolaan dan pengolahan sampah mendapat apresiasi dan dukungan dari Dosen Administrasi Publik Fisipol UMA Drs Bahrum Jamil MAP. Menurut Bahrum, langkah yang dilakukan Wali Kota dalam mengelola sampah bekerjasama dengan pihak ketiga merupakan langkah yang baik dan tepat.
“Jadi langkah yang dilakukan Pak Wali Kota ini menurut saya sudah tepat. Yang penting bagaimana pihak ketiga ini tetap diawasi. Sebab, tujuan Pak Wali Kota untuk menciptakan Medan Bersih dapat tercapai dan masyarakat juga tidak terbebani dengan menumpuknya sampah karena keterbatasan TPA milik Kota Medan. Jadi saya pikir sah-sah saja selama memang dengan pihak ketiga itu tidak bertentangan dengan peraturan Wali Kota yang ada,” ucap Bahrum.












