“Untuk meningkatkan kinerja perseroan dibutuhkan inovasi dan program yang langsung ke masyarakat supaya lebih paham dan patuh. Kami juga terus mengupayakan integrasi pembayaran pajak (Samsat online) dengan e-KTP melalui kerja sama dengan Bank Sumut. Sekarang bayar-bayar sudah tidak ada lagi slip kertasnya,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Musa Rajekshah juga memiliki keinginan yang sama, bagaimana Jasa Raharja semakin maju untuk membantu menumbuhkan ekonomi nasional khususnya Sumut. “Inovasi memang dibutuhkan, program harus menarik. Potensi sebenarnya besar dan untuk memancingnya bisa berikan kemudahan seperti misalnya bayar 5 tahun, gratis 1 tahun atau hadiah lainnya,” ujarnya.
Lanjut Musa Rajekshah, selain itu teknologi juga harus ditingkatkan sehingga memiliki data yang selalu terupdate. “Kalau sudah ada data ini semakin enak untuk melihat realisasi ke depannya,” ujarnya.
Musa Rajekshah juga bercerita, penerimaan Sumut dari sektor pajak kendaraan baru mencapai 45%. Angka tersebut tentu masih jauh dari harapan dan Ia berharap tahun ini dengan sinergitas yang baik, 40% dari 45% tersebut harus bisa terealisasi untuk pemasukan daerah.






