“Sesuai dengan desain, dari hulu ke hilir sepanjang 33 km, itu dianggarkan sekitar Rp400 Miliar. Kita lakukan normalisasi. Tetapi untuk meninggikan tanggul, kita gunakan tanah yang didatangkan (bukan dari sungai). Sudah dianggarkan, tetapi masalahnya adalah lahan,” katanya, yang langsung dijawab Gubernur bahwa Bupati sudah berkomitmen menyelesaikan pembebasan lahan.
Turut mendampingi Gubernur, Kepala Badan Penangganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Abdul Haris Lubis, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Bambang Pardede, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (PKP) Supriyatno, Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aspan Sofian Batubara, Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut Mahfullah Daulay, serta sejumlah pejabat setempat.

Penulis : Aris Harianto






