Pengawasan MBG Selama Dua Pekan Berjalan Lancar
Lebih lanjut, Ilwan menyampaikan secara tidak langsung bahwa selama dua minggu program MBG berjalan di SMA Negeri 6 Kota Medan, tidak ada kendala yang ditemukan. Ia bahkan menilai antusiasme siswa cukup baik.
Ada 708 siswa yang menerima MBG setiap hari, ditambah 1 porsi tester yang selalu tersedia.
Ilwan menjelaskan, sebelum makanan dibagikan, panitia selalu memeriksa kualitas makanan melalui penciuman aroma, mencicipi sampel, hingga mengecek kelayakan lauk.
βSebelum dibagikan, saya mencoba dulu. Saya cium baunya, rasanya, dan kami ambil sampel acak. Sampel itu disediakan langsung dari dapurnya,β jelasnya.
Nama penyedia makanan, kata Ilwan, tidak ia ketahui secara rinci karena pengadaan berada di bawah bagian kesiswaan. Panitia hanya bertugas mengatur distribusi dan pengembalian wadah.
Satu Dapur Layani Beberapa Sekolah
Ilwan mengatakan bahwa dapur penyedia MBG tersebut melayani beberapa sekolah sekaligus, sehingga kemasan dan menu yang diterima oleh tiap sekolah seragam.
βBukan hanya satu sekolah, dapur itu memasok ke beberapa sekolah. Jadi saya belum bisa pastikan video itu dari sekolah ini atau sekolah lain,β terangnya.
Ketika melihat video tersebut, Ilwan menyebut bahwa benda menyerupai cacing yang tampak di dalam lauk kemungkinan bukan berasal dari makanan yang busuk, namun bisa saja berasal dari selada yang kurang bersih.
βSaya lihat itu seperti cacing tanah. Ada selada di sampingnya. Kemungkinan seladanya dicabut, masih ada tanah atau akar kecil yang ikut masuk. Ini hanya dugaan saya setelah melihat videonya,β ujarnya.
Namun ia menegaskan, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebelum klarifikasi dilakukan.












