Adlin Tambunan mengungkapkan, konsep serupa juga sudah berjalan bagi umat Islam Sergai lewat program Gerakan Amal Saleh (GAS) yang kemudian dapat disalurkan sebagai insentif bagi para bilal mayit dan guru mengaji.
“Kami berharap, GAK dan GAS kedepannya dapat semakin besar manfaatnya dan jangkauannya. Semoga hal tersebut dapat memberi dukungan bagi upaya kami menjadikan Sergai yang tidak hanya mandiri dan sejahtera, namun juga religius rakyatnya,” tegas Adlin Tambunan.
Wabup kemudian menyampaikan jika sejak lama Sergai dikenal sebagai daerah yang rukun dan toleran. Meskipun warga Sergai mayoritas beragama Islam dan dikenal sebagai tanah Melayu, namun di Tanah Bertuah Negeri Beradat tinggal dan hidup masyarakat berbagai latar belakang identitas. Perbedaan ini, pujinya, malah mampu menjadi kekuatan yang merekatkan.
“Perayaan Natal yang berjalan hari ini merupakan bukti jelas jika masyarakat Sergai yang majemuk dapat hidup berdampingan dengan kondusif,” kata Wabup lagi.
Terakhir Adlin Tambunan menyampaikan, kehadirannya di Natal Oikumene Kecamatan Tebing Tinggi merupakan penutup dari rangkaian panjang pihaknya menjalani Safari Natal di 17 kecamatan se-Sergai.






