Seperti yang disampaikan Camat Medan Amplas Andrew Fransiska Ayu. Dikatakannya, permasalahan yang ada di wilayahnya adalah banjir, salah satunya di Jalan Bajak III, Kelurahan Harjosari II yang tak kunjung teratasi. Oleh karenanya Fransiska minta agar Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan dapat membantu mereka untuk mengatasi persoalan banjir tersebut.
Begitu juga yang disampaikan Camat Medan Kota Radja Ian Andos Lubis, ia mengatakan banjir merupakan persoalan utama yang dihadapi. Banjir yang kerap terjadi di kawasan Medan Mall, salah satu contoh yang disampaikannya. Diungkapkannya, setiap hujan deras turun, ketinggian air di kawasan itu mencapai lutut orang dewasa.
“Sebagai salah satu upaya mengatasinya, kami telah berkoordinasi dengan Dinas SDABMBK untuk melakukan crossing,” ungkap Raja. “Selain persoalan banjir, kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan untuk melakukan pemindahan TPS Teladan,” imbuhnya.
Kemudian, Camat Medan Belawan Subhan Fajri Harahap dalam rapat tersebut, menyampaikan ada oknum beberapa waktu lalu yang berusaha dengan sengaja merusak lampu di Jembatan Titi Dua Sicanang. Subhan menduga, pengrusakan itu dilakukan karena snag oknum ingin mengambil baut yang ada di jembatan tersebut. “Aksi oknum tersebut sangat meresahkan masyarakat, sebab jembatan itu merupakan satu-satunya akses menuju ke Sicanang,” ungkap Subhan.






