Ia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan, baik terhadap pasien umum maupun pasien UHC. Setiap warga Medan, menurutnya, harus mendapat perlakuan yang sama dalam kondisi apa pun, terutama saat kondisi darurat.
“Terima dulu, layani dengan baik, berikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang mengalami kedaruratan pada saat itu, setelah itu baru di proses administrasinya,” tegas Rico.
Lebih lanjut, Rico meminta seluruh rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, meningkatkan pelayanan secara maksimal. Ia juga mendorong adanya labelisasi rumah sakit agar kepercayaan masyarakat terhadap layanan medis di Medan semakin tinggi.
“Kalau saja rumah sakit kita ada yang membuat labelisasi seperti rumah sakit khusus jantung, cancer, stroke, atau medical check up dengan menjamin pelayanan terbaik, saya yakin masyarakat akan tetap memilih berobat di Medan, tanpa perlu ke luar negeri,” ujar Rico.
Dalam acara tersebut, hadir pula Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Direktur RSUD, perwakilan RSU Murni Teguh, RSU Bunda Thamrin, RSU Royal Prima, serta seluruh Kepala UPT Puskesmas se-Kota Medan.












