Kepala Brida Kota Medan, Mansursyah, menjelaskan bahwa seminar proposal ini bertujuan sebagai dasar ilmiah untuk merumuskan kebijakan transformasi layanan kesehatan menuju UHC Premium.
“Waktu pelaksanaan kegiatan ini dimulai pada Juni sampai September 2025,” jelasnya.
Brida juga menghadirkan sejumlah pembicara dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU), antara lain Dr. Fernanda Putra Adela, Dr. Agus Suriadi, dan Dr. Selwendri, yang akan membantu menyusun kerangka ilmiah kebijakan ini.
Dengan langkah ini, Medan menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif, cepat, dan bermutu tinggi bagi seluruh warganya.












