“Apa yang saya lihat di Kota Tebing Tinggi sudah sangat baik, konsistensi dukungan dengan dinamika yang baru. Kendala adalah isolasi terpadu (isoter) tidak ada yang mau. Yakin kan masyarakat, isoter solusi paling efektif mengurangi penyebaran Covid-19. Saya juga sangat senang dengan kegiatan Siaran Keliling (Sirkel), sangat bagus, yang penting pro aktif,” urai Danrem 022/PT.
Terakhir, Danrem 022/TT berharap, dengan penanganan bersama, kiranya Kota Tebing Tinggi bisa turun ke level 2 dengan tetap semangat jaga kesehatan dan jangan lengah.
“Terimakasih atas ekspose-nya saya berdoa supaya harapan kita bersama bisa turun level ke level 2. Dengan penanganan bersama, saya yakin ini bisa tercapai. Tidak ada kebanggaan saya selain bisa menurunkan level di daerah-daerah. Mari kita tetap semangat jaga kesehatan dan jangan lengah,” tutup Danrem 022/PT.
Terkait kunjungan kerja Danrem 022/PT, Wali Kota menyampaikan beberapa hal terkait penanganan Covid-19 di Kota Tebing Tinggi, diantaranya : kebutuhan vaksin, obat, koordinasi, dan insentif tenaga kesehatan yang belum sepenuhnya dibayarkan.
“Ada beberapa hal disampaikan. Pertama, kami sangat membutuhkan bantuan vaksin. Tren masyarakat meminta vaksin sangat meningkat. Kedua, obat terhadap Covid-19 sangat langka. Ketiga, mohon koordinasi tentang penanganan Covid-19 terutama orang meninggal dunia sehingga bisa koordinasi. Keempat, tentang insentif tenaga kesehatan. Kami belum bisa membayar semua karena pemerintah pusat belum validasi,” urai Wali Kota.












