“Ternyata ketiga orang di pulau tersebut mengatakan mereka juga tengah melakukan pencarian dua nelayan Aceh Singkil yang dilaporkan hilang itu,” ucap Syafrizal.
Untuk meringankan beban keluarga korban, BPBD melalui kabid kedaruratan dan logistik sudah menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban yg berupa; Beras, Air Mineral, Minyak Goreng, Kain Sarung, Baju Kaos, Selimut, Saos, Kecap dan Sarden.
Adapun kronologinya: Pada kamis pagi, tanggal 23 Juni 2022, M. Yusuf Sinaga (35) Desa Pulo Sarok, Aceh Singkil beserta rekannya 24) Warga Desa Lubuk Tukko Baru Kecamatan Pandan. Panggabean pergi melaut menggunakan perahu (Robin) namun baru dilaporkan belum kembali ke darat, Senin, 27 Juni 2022.
Penulis: Rostani
Editor: Cut Riri












