Menurut Dato’ Seri yang dikenal sebagai Sahabat Semua Suku ini seorang pemimpin tidak pernah lepas tanggung jawab melainkan harus tetap memiliki tanggung jawab terhadap kelangsungan daerah atau tempat yang pernah dipimpinnya.
Begitu juga Tengku Erry Nuradi yang juga pernah menjabat Bupati Serdang Bedagai dua periode maupun Abdillah dan M Ali Umri meski belum merinci secara lengkap isi pembicaraan mereka, namun mengisyaratkan keinginan mereka agar Sumut ke depan lebih maju dan berkembang.
Kehadiran ke empat tokoh berpengaruh Sumut yang kelihatan cukup serius berbincang tersebut mendapat perhatian khusus masyarakat, khususnya jamaah Masjid Raya saat itu. Tidak sedikit pula warga yang memfoto momen strategis ini.
Keseriusan empat tokoh ini yang tergambar dari mimik wajah maupun gerak tubuh mereka saat berdiskusi membuat para jamaah hanya mengamati dari jarak yang tidak terlalu dekat, namun sebagian jamaah tetap menunggu hingga mereka selesai berbicara karena ingin berfoto atau selfie.
Masyarakat khususnya jamaah yang menyaksikan momen ini mengaku gembira dan menaruh harapan besar bahwa ke empat tokoh ini mendialogkan hal-hal yang berkenaan dengan kemajuan pembangunan, kemasyarakatan dan kesejahteraan Sumut ke depan.






