Sementara Plt Bupati Langkat mengatakan silaturahmi ini menjadi momen penting bagi dirinya untuk menyamakan sudut pandang dan persepsi membangun Langkat.
Ia juga menjelaskan saat ini ada Rp70 triliun untuk dana desa dan menjadi pos yang tidak dipotong oleh pengaruh Pilpres, Pileg dan Pilkada.
Dana desa dari 67 triliun naik jadi 70 triliun, menurutnya hal ini salah satu perjuangan anggota DPR RI dari daerah.
“Saya memberikan apresiasi pada anggota DPR RI yang terus berjuang dan memberikan rambu-rambunya, tetap menjaga koridor dan tidak ada mau satupun Kades nantinya berbuat salah. Kalau seandainya ada anak buah saya posisinya terjadi kesalahpahaman, tolong berkoordinasi kepada saya,” tandasnya.
“Saya yakin kepada tiga orang ini (anggota DPR RI) untuk berjuang demi Langkat. Karena tanpa bantuan pusat sulit membangun Langkat. Melihat dari APBD itu tidak cukup, sangat kecil dengan langkah posisi geografis hari ini, Langkat menjadi kabupaten terbesar nomor dua dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Sumut,” jelasnya menambahkan.
Dirinya pun kembali menyampaikan bahwa Langkat perlu satu program dari desa, yakni menciptakan lima sarjana melalui beasiswa dari masing-masing desa.












