Penampilan itu kemudian mendapat apresiasi dari Ketua TP PKK Kota Medan, Ny Airin Rico Waas, yang memberikan bingkisan berupa boneka dan tas kepada Kiran. Hadiah tersebut membuat Kiran tampak bahagia.
“Terima kasih Bapak, Terima kasih Ibu”, ujar Kinan dengan polosnya.
Selain penampilan Kiran, perhatian peserta juga tertuju kepada Tania yang memperagakan kemampuan menerjemahkan bahasa isyarat. Ia membantu menyampaikan pesan dari Luthfi, seorang anak penyandang tuna wicara, sehingga komunikasi dengan Rico Waas, Airin Rico Waas, dan para hadirin dapat berlangsung dengan baik.
Kolaborasi keduanya memperlihatkan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk berkomunikasi maupun menunjukkan kemampuan di depan publik. Penampilan tersebut pun menuai apresiasi dari para tamu yang hadir.
Sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan kemampuan yang mereka tunjukkan, Rico Waas bersama Airin Rico Waas menyerahkan hadiah berupa sepeda kepada Tania dan Luthfi. Pemberian hadiah itu disambut dengan wajah penuh kegembiraan oleh keduanya.
Dalam kesempatan yang sama, Rico Waas mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap mereka. Ia juga memberikan apresiasi kepada organisasi PKPA serta Dinas P3APM yang selama ini konsisten mendukung upaya peningkatan kesejahteraan anak di Kota Medan.












